XXI Indonesia – Lafran adalah film biopik tahun 2024 yang disutradarai oleh Faozan Rizal, menggambarkan perjalanan hidup Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Diperankan oleh Dimas Anggara, film ini menyoroti perjuangan Lafran dalam membangun HMI di tengah dinamika sosial dan politik Indonesia.

Sinopsis Menarik

Film dimulai dengan masa kecil Lafran (Nabil Lungguna), seorang anak yang cerdas namun sering memberontak. Ia berpindah-pindah sekolah dan bahkan sempat menjadi petinju jalanan. Abangnya, Sanusi Pane (Aryo Wahab), berusaha membimbingnya untuk menyalurkan energi positif melalui karya.

Saat pendudukan Jepang, Lafran ditahan karena membela peternak sapi, namun kemudian dibebaskan setelah ayahnya menebusnya dengan bus keluarga. Semasa kuliah di Yogyakarta, Lafran gelisah melihat kaum muslim terpelajar yang terlalu larut dalam pemikiran sekular dan melupakan ibadah. Dia mendirikan HMI sebagai wadah perjuangan dalam bingkai keislaman dan keindonesiaan.

Lafran mendapat dukungan dari kekasihnya, Dewi (Lala Karmela), dan memutuskan HMI harus dipimpin oleh mahasiswa yang bukan dari Sekolah Tinggi Islam (STI). Dia akhirnya meminta Syafaat Muntadja (Firandika) dari UGM untuk memimpin HMI.

Mengapa Menarik?

  • Cerita Inspiratif: Mengangkat kisah hidup seorang tokoh penting yang menggabungkan nilai-nilai nasional dan Islam dalam perjuangannya.
  • Pemeran Bertalenta: Dimas Anggara, Lala Karmela, dan Nabil Lungguna memberikan penampilan yang mendalam.
  • Konflik dan Perjuangan: Menyajikan perjuangan pribadi dan sosial Lafran dalam membangun sebuah organisasi yang kini berpengaruh di Indonesia.

Rilis dan Penerimaan

Film “Lafran” dijadwalkan tayang pada Juni 2024 dan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda dengan semangat keislaman dan keindonesiaan yang diusung oleh Lafran Pane. Dengan narasi yang kuat dan akting yang solid, film ini menawarkan wawasan tentang sejarah dan semangat perjuangan yang relevan hingga kini.